Senin, 21 November 2011

Garbage itu bukan sampah.. Garbage itu..

Baru aja ganti blog description dan header image. Header image pake gambar ikan Lebam serombongan lagi berenang dan blog descriptionnya ngomongin soal Garbage.

Garbage itu bukan sampah. Garbage itu Garonger Batam Gemblunk. Hehehehehehe. Untuk kalangan pemancing tegek istilah garonger sudah awam. Garonger merupakan nama sebutan untuk pemancing tegek. Kenapa kok bisa dibilang garonger?

Istilah garonger untuk pemancing tegek karena saat kita negek mata kail yang digunakan merupakan multiple hook yang sama orang lokal sering disebut Candit atau Garong. Jadi para negeker sering menyebut dirinya garonger.

Kok pake kata-kata gemblunk? Hehehehehe. Untuk mempererat keakraban antara garonger sering kita menyebut nama panggilan seadanya dan terkesan nyleneh. Contoh master-master garonger di Batam seperti Rio "Pijo", Chandra "Gemblung", Adhi "Along/Anak Longor" dll.

Jadi nggak ada salahnya kalo saya juga bikin istilah sendiri Garbage (Garonger Batam Gemblunk).. Hehehehehehe 

Jumat, 18 November 2011

Jenis-jenis Ikan Baronang yang ada di Batam

Masih ngomongin soal mancing negek, untuk para Garonger ikan yang jadi target utama saat negek adalah jenis ikan Baronang (Siganus). Kalo di luar negeri ni ikan dibilang Rabbitfish karena memang makanan utama ikan ini sejenis lumut-lumutan (Algae). Jadi ni ikan bisa dibilang herbivora.

Di perairan Batam sendiri kita bisa menemukan berbagai macam jenis ikan Baronang (Rabbitfish) ini. Makanya teknik mancing aliran negek (hehehehehe) mulai populer di sini. Kalo dari jenis ikan Siganus sebenarnya mencapai dari 20 spesies, tapi disini saya cuma akan memberikan beberapa jenis ikan Baronang yang bisa ditemui di perairan Batam.

  • Siganus Guttatus (Orange Spotted Spinefoot), Baronang Tompel, istilah Batam Lebam.

Baronang Tompel / Lebam
  • Siganus Javus (Streaked Spinefoot), Baronang Angin, istilah Batam Libas.
Baronang Angin / Libas
  • Siganus Canaliculatus (White Spotted Spinefoot), Baronang Susu, istilah Batam Lingkis/Dingkis.
Baronang Susu / Lingkis / Dingkis

Dan yang pasti ada satu jenis lagi ikan Baronang yang pasti semua orang sudah tahu, yaitu Baronang Bakar/Panggang. Hehehehehehe


Jumat, 11 November 2011

Teman Sekantorku Atau Temanku Dikantor ?

Tulisan bagus oleh bang Dadang Kadarusman..


” Segala sesuatu tentang kantor akan sirna kecuali kenangan manis yang kita bangun bersama teman-teman baik. ”

Ketika kita menyebut ‘teman sekantor’, sebenarnya kita tidak benar-benar ingin menyebutnya sebagai ‘teman’. ‘Dia bekerja di kantor yang sama dengan kita,’ hanya itu maksudnya.

Sekarang, saya ingin mengajak Anda untuk benar-benar ‘berteman’ dengan mereka, bukan sebatas status sebagai sesama karyawan di perusahaan yang sama. Apa memang perlu begitu? Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mempunyai teman baik dikantor, kehidupan kerjanya jauh lebih menyenangkan daripada orang-orang yang hanya sibuk dengan urusannya sendiri. Hal ini tidak hanya berdampak kepada pribadi orang tersebut, melainkan juga kepada tingkat kepuasannya dalam bekerja. Maksudnya, orang yang berhasil membangun pertemanan yang baik di kantor lebih bisa menikmati pekerjaannya. Apakah Anda merasakan hal yang sama?

Pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas yang nyaris sempurna. Itulah obsesi saya di tahun-tahun awal perjalanan karir. Segala kebutuhan sudah terpenuhi di ruang kerja sehingga tidak banyak waktu terbuang percuma. Termasuk lunch box yang dibawa dari rumah. Dengan orang lain, saya berhubungan seperlunya untuk urusan pekerjaan. Semuanya jadi efisien. Namun kemudian saya menyadari, bahwa ternyata saya tidak memiliki banyak teman. Karir saya baik. Pendapatan saya cukup. Tetapi, saya seperti sendirian. Lalu saya bertanya; apakah karir seperti ini yang saya inginkan? Tiba-tiba saja saya menyadari bahwa saya membutuhkan lebih dari sekedar lap top, meja kerja, telepon dan tumpukan dokumen. Saya membutuhkan lebih dari sekedar ‘orang sekantor’. Saya membutuhkan seseorang yang bisa menjadi sahabat bukan karena proyek yang harus dikerjakan bersama. Melainkan pertemanan sesuai fitrah manusia. Lalu saya memutuskan untuk mengubah cara bergaul dengan teman-teman dikantor. Hasilnya? Kehidupan karir dan pribadi saya jauh lebih baik dari sebelumnya.

Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar membangun hubungan dengan teman dikantor, saya ajak memulainya dengan memahami 5 prinsip Natural Intelligence (NatIn) berikut ini:

1. Mencari teman untuk tersenyum.
Setiap orang membutuhkan rasa bahagia didalam hatinya. Kebahagiaan itu terpancar melalui raut wajahnya. Makanya, salah satu ciri orang bahagia adalah senyumnya yang indah menghias wajah. Walhasil, orang yang jarang tersenyum dikantor boleh jadi bukanlah orang yang bahagia. Masalahnya, untuk bisa tersenyum kita membutuhkan orang lain. Kita tidak mungkin tersenyum sendirian sambil tetap berharap disebut sebagai orang waras. Singkatnya, kita butuh orang lain agar bisa tersenyum secara sehat. Dan dengan senyum itu, kita bisa mendapatkan kebahagiaan yang kita dambakan di tempat kerja. Maka tidak ada cara lain untuk bahagia di kantor selain menjadikan teman-teman di kantor sebagai sahabat kita. Karena tanpa mereka, kita tidak akan pernah bisa tersenyum. Dan tanpa senyum rasa bahagia tidak pernah bisa menjadi milik kita.

2. Merasa senasib sepenanggungan.
Kita semua di kantor ini adalah para pribadi yang sedang memperjuangkan hidup. Mungkin kita punya alasan masing-masing. Tetapi, kita sedang sama-sama berjuang untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan. Jujur saja; jika Anda bekerja dikantor itu, belum tentu Anda memang benar-benar ingin bekerja disana. Mungkin karena rewardnya yang besar. Mungkin karena jabatannya. Mungkin karena ada alasan lain. Jika Anda bisa mendapatkan semua yang Anda peroleh itu ditempat lain, apakah Anda masih ingin bekerja disana? Mungkin ya, mungkin tidak. Semuanya tidak mutlak. Namun satu hal yang pasti bahwa cepat atau lambat kita tidak akan bisa lagi bekerja disana. Meskipun kita masih ingin, tetapi hal itu tidak mungkin sehingga kita pun harus meninggalkannya. Itu tidak hanya saya dan Anda saja yang mengalami. Semua orang juga begitu. Makanya, kita dan orang-orang dikantor sebenarnya senasib sepenanggungan. Alangkah baiknya jika kita bisa saling menjaga perasaan dalam pergaulan yang lebih sehat dengan sesama teman di kantor.

3. Hubungan dua arah.
Tidak seorang pun selalu berada dalam puncak semangat selama bekerja. Naik dan turun pasti terjadi. Ketika sedang ‘down’, kita membutuhkan seseorang yang bisa membantu kita kembali ‘up’. Orang lain pun membutuhkan kita untuk alasan yang sama. Kita melihat banyak orang yang kehilangan motivasi, dan akhirnya gagal menjalani karirnya. Meski mereka tidak sampai tersingkir, tetapi menjalani keseharian dengan terpaksa dan tanpa gairah. Disekitar kita ada banyak orang seperti itu yang membutuhkan seseorang untuk kembali bangkit. Pada saat yang lain, mungkin kita sendirilah yang mengalami situasi sulit seperti itu. Dengan begitu, kita bisa saling menghibur dikala susah. Saling memotivasi saat kehilangan arah. Saling menguatkan saat sedang lelah. Dan tentu saling berkontribusi dalam pencapaian masing-masing sehingga hubungan saling menguntungkan itu bisa berjalan dua arah.

4. Membangun jembatan emosi.
Jika berteman dengan tulus, kita tidak lagi memiliki sifat dengki. Kita justru senang ketika teman kita mendapatkan sesuatu. Disaat begitu banyak orang yang ‘tersiksa’ batinnya karena kalah bersaing dengan orang lain, teman yang tulus justru ikut bahagia dengan merayakan kemenangan temannya. Bahkan jika mereka sedang saling bersaing; mereka tetap menjaga agar tidak saling menyakiti atau mencurangi. Apalagi saat tidak sedang bersaing. Teman kita memberi dukungan penuh seperti halnya kita yang selalu mendukung mereka. Beda banget dengan orang-orang yang tidak memiliki teman di kantornya. Mereka tidak memiliki keterikatan emosi apapun dengan orang lain, karena hubungannya hanya dibangun atas dasar tuntutan pekerjaan. Pertemanan kita membangun jembatan emosi positif, sehingga kita tidak tertarik lagi untuk saling mengakali atau mencurangi.

5. Membuat kenangan positif.
Pekerjaan kita hanya sementara. Jika tiba saatnya nanti, kita akan diminta untuk mengembalikan semuanya kepada perusahaan. Sejak saat itu, kita tidak lagi memiliki hubungan apapun dengan perusahaan. Namun, ada yang tidak berakhir begitu saja, yaitu; persahabatan yang telah kita bangun dengan teman-teman dikantor. Sesekali mungkin Anda akan merindukan kantor yang sudah Anda tinggalkan itu. Namun kerinduan itu bukan kepada pekerjaannya, melainkan kepada orang-orang yang pernah menjalin hubungan yang baik dengan Anda. Tidak seorang pun dapat merenggut kenangan indah itu dari benak kita. Setiap kebaikan yang kita berikan kepada rekan sejawat di kantor, atau kebaikan yang mereka lakukan untuk kita; akan menjadi kenangan abadi kita.

Saya pernah diingatkan seorang sahabat yang mewanti-wanti dalam bergaul dengan seseorang yang dinilainya sebagai pribadi yang ‘licik’. “Hati-hati,” katanya, “Dia bisa menusuk dari belakang.” Saya mengakui jika nasihat itu bagus. Namun, saya memutuskan untuk terus berteman dengan siapapun di kantor. Jikapun benar ada orang yang licik, saya percaya satu hal; orang lain tidak akan pernah bisa berbuat licik kepada orang yang tahu bagaimana cara menghadapinya. Maka bertemanlah dengan siapapun di kantor Anda. Maka Anda akan mendapatkan lebih banyak manfaat. Dan kehidupan kerja Anda akan menjadi lebih baik lagi.

Kamis, 03 November 2011

Trip Mancing, Pulau Akar 30 Oct 2011

Karena dah lama nggak turun ke tengah, kangen juga nih. Tapi karena kemarin ada musibah yang menimpa kawan2 mancing di perusahaan sampai merenggut korban jiwa akhirnya kita putuskan untuk mancing di area dekat saja. Tepatnya di area sekitar Pulau Akar, Jembatan 2 Barelang. Planning kita berangkat 4 orang, saya, Pak Freddy, Mas Adit dan Mas Bambang. Tekongnya Pak Muhamad (Amad) Jembatan 2.

Hari Minggu, 30 October 2011, Pukul 04.00 pagi Pak Freddy dah SMS,"Rok dah mau berangkat dari rumah nih, umpan dah ada?". Memang untuk trip mancing kali ini umpan biar Bambang yang nyari, dia nitip sama Herman untuk dicariin udah segar di Tanjung Riau. Karena belum ada kabar dari Bambang dan Herman saya nggak balas SMS Pak Freddy yang satu ini.

Pagi jam 06.00, Mobil Pak Freddy dah nyampe depan rumah, Pak Freddy sama Mas Adit di dalam, Bambang belum datang dan saya sedang bersemedi di dalam kamar mandi. TUnggu bentar sambil masukkin alat2 perang datanglah Mas Bambang. Umpan belum ada, nunggu lagi.. Beberapa waktu tak ada kabar berita dari Herman, kita putuskan untuk nyari umpan sendiri di Pasar Sagulung.

Dapat umpan, langsung tancap gas ke jembatan 2. Kita parkir di lokasi deket masjid setelah jembatan 2. Turun dari mobil nampak bang Amad naik motor bawa botol, dalam hati mikir "Tak iya nih, nunggu lagi tekong beli bensin". Kita bawa turun peralatan mancing ke pelantar di bawah Masjid. Tunggu agak lama bang Amad belum muncul-muncul juga.

Akhirnya kita putuskan untuk mancing main-main di pelantar situ. Di bawah pelantar banyak ikan shreding berlari-lari, Bambang nyoba ngrawe pake Sabiki, Pak Freddy nyoba dasaran, kalo saya pastilah make joran tegek. Lumayan lama dah mulai blingsatan tak sabaran, akhirnya saya nyamperin bang Amad ke rumah beliau. Di rumah masih kosong, "Belum balik ni tekong beli bensinnya" Saya balik lagi ke pelantar, nampak di bawah pelantar ada lumut, lumayan nih buat umpan negek, saya turun ambil sedikit terus cuci. Dengan modal lumut tadi saya ke ujung pelantar.

Sampai ujung pelantar Pak Freddy bilang nengok tompel sebiji sliwar-sliwer dibawah pelantar. Makin semangat nih, tak sia-sia bawa peralatan negek. Saya lihat sendiri angin sama lingkis ukuran 3 - 4 jari dibawah pelantar, jongkok sambil nyetting garong, masang lumut, tahu-tahu ada bunyi "plung" eh hp saya nyemplung ke laut (lagi). Saya liat ke bawah bentar, HP masih melayang-layang di air. Pikir2 bentar terus buka baju n terjun lah saya ke laut. hehehehehe.

Air keruh, pake mata telanjang nggak nampak, Bambang turun membantu saya untuk nyelam juga. Saya naik keatas, lari bentar ke rumah-rumah di sekitar pelantar akhirnya dapat pinjaman kacamata berenang. Setelah berusaha nyelam-timbul beberapa kali akhirnya berhasil juga hp tu naik lagi. HP naik, bang Amad dah datang, show must go on, langsung deh kita berangkat mancing.

Spot pertama di area Pulau Akar, tumben juga bang Amad bawa saya kesana, beberapa kali mancing sama dia belum pernah saya dibawa ke arah kanan jembatan, biasa di sebelah kiri jembatan saja. Di area pulau Akar ini hasilnya lumayan juga, meskipun nggak ada strike yang dikatakan istimewa.

Lagi asyik strike ikan karang, seratus meter dari lokasi kapal kita melihat serombongan selar sedang berpesta, mulai napsu nih, pasang sabiki langsung komando tekong untuk nyerbu selar. Perburuan selar pun dimulai, tetapi kita gagal total, hehehehe. Bambang naik 4 ekor selar, sedangkan saya naik seekor aja. Yang lain nol.

Mancing juga kudu safety
Setelah itu kita berpindah lokasi beberapa kali. Mayoritas ikan yang naik pada trip ini adalah si Mr L alias Lincing, hahahahaha. Jumlah total ikan yang naik 231 ekor ikan + seekor ketam, ikan non lincing seperti katarap, tokak, selar, marabini, kerapu puyut, kambing2 dll sejumlah 62 ekor. Sisanya Lincing...
Saya strike baby katarap

Mas Bambang ngrawe selar
Mas Adit strike ikan marabini
Pak Freddy strike 4 ekor lincing sekaligus

Pukul setengah 6 kita putuskan untuk pulang, sampai di pelantar Bambang menjatuhkan reel Shimano dia ke laut. Kita minta untuk selam tapi dia ragu-ragu karena sudah mulai gelap. Minta tolong bentar ke bang Amad biar dicarikan besok terus kita pulang.   

Total hasil perolehan trip kali ini

Kamis, 27 Oktober 2011

Shounen manga terbaik menurut saya..


Meskipun dah dibilang tua (saya dah punya anak dan istri), tapi hobi saya baca komik jepang (manga) masih jalan terus. Istri sering complaint,”Dah punya anak pun tapi masih juga baca komik”.

Mungkin banyak orang nggak paham kalo di Jepang sendiri sampe kakek-kakek pun lazim kalau masih baca manga. Tapi tentu saja untuk setiap usia tertentu punya jenis manga sendiri. Saya juga pernah menulis tentang jenis-jenis manga sebelumnya disini. 

Untuk saya pribadi saya suka jenis shounen manga. Shounen ini jenis manga yang dikhusukan untuk anak cowok. Saya suka shounen manga yang heronya pertama nggak begitu kuat terus berkembang jadi makin jagoan seiring dengan waktu.

Kalo top6 shounen manga kesukaan saya :
  1. One Piece
  2. Naruto
  3. Bleach
  4. Shaman King
  5. History’s Strongest Disciple Kenichi
  6. Fairy Tail
Kalo Shaman King sih sudah end alias tamat, tapi sempat baca SKF (Shaman King Flower) yang menceritakan tentang anak dari Yoh dan Anna, lumayan keren juga sayang belum ada lagi lanjutannya.

Hana, anak Yoh dan Anna di SKF

Naruto dan Bleach menurut saya ada kekurangannya, pertama kali ceritanya bagus dan seru kemudian cerita berkembang malah nggak jelas kemana arahnya : ). Lain dengan One Pieces, dari awal baca sampai sekarang tetep mantap. Pokoknya kalau One Pieces recommended banget deh.

History's Strongest Disciple Kenichi

HSDK saya baru-baru ini saja baca, tapi sampai sekarang masih oke, jadi masuk dalam daftar recommended juga.