Tampilkan postingan dengan label demo batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demo batam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2011

Rp. 1.402.000,- UMK Batam yang baru??

BATAM, batamtoday - Walikota dan serikat buruh akhirnya sepakat untuk mengusulkan perubahan angka Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2012 ke Gubernur Kepri dari Rp1.310.000 menjadi Rp1.402.000 dalam perundingan tripartit yang berlangsung di laintai IV Kantor Wali Kota, Selasa (6/12/2011).

Hal itu diungkapkan Walikota Batam Ahmad Dahlan usai menghadiri rapat ripartit bersama Dewan Pengupahan Kota (DPK) dan para pimpinan organisasi buruh. "Akhirnya Pemerintah Kota Batam dan Serikat Pekerja sepakat diangka Rp1.402.000," ujarnya.

Kesepakatan tersebut dijalin antara pihak Pemko Batam dengan organsasi buruh tanpa persetujuan pihak pengusaha yang diwakili Apindo, yang terlebih dahulu sudah meninggalkan ruangan sebelum rapat usai. Menurut Dahlan, hasil kesepakatan itu akan disampaikan ke Gubernur Kepri Muhammad Sani pada Rabu (7/12/2011) besok.

Namun, dia mengatakan, usulan angka tersebut tidak disampaikan dalam bentuk rekomendasi, dengan kata lain, wali kota tidak melakukan revisi UMK Batam, yang sebelumnya sudah direkomendasikannya ke gubernur sebesar Rp1.302.992.

Rekomendasi walikota, dianggapnya sudah selesai sehingga dia menilai tidak perlu lagi melakukan revisi rekomendasi angka UMK ke Gubernur. "Sesungguhnya UMK sudah final sejak ditetapkan oleh Gubernur pada 28 November 2011 lalu. Gubernur bisa saja langsung melakukan revisi, karena itu kewenangannya. Jadi tidak perlu revisi rekomendasi dari wali kota lagi," jelasnya.

Adapun besaran angka yang disepakati bersama organisasi buruh tersebut, berdasarkan kondisi ekonomi Batam dan dengan memperhatikan besaran upah minimum di daerah-daerah industri yang serupa dengan kota ini.

Dipaparkannya, rapat tripartit tersebut digelar atas permintaan Gubernur Kepri Muhammad Sani sebelum merevisi UMK Batam 2012 sebesar Rp1.310.000, yang sudah ditetapkannya pada 28 November 2011 lalu.
Gubernur, katanya, meminta kepada DPK Batam untuk mengajukan usulan angka UMK Batam 2012 guna menjadi acuan utama dalam memutuskan revisi angka UMK.

"Harapan kami, gubernur bisa memutuskannya sesuai dengan hasil kesepakatan pada hari ini," tandas Dahlan.

Sumber Batam Today 

Untuk sementara pengurus unit kerja SPSI di tempat saya menginformasikan bahwa tidak akan ada demo susulan lagi. Kalau menurut itung-itungan saya. UMK dapat 1.402.000, UMS untuk industry berat minimum 5% dari UMK, jadi UMS sekitar 1.472.100, UMS tahun lalu untuk daerah Tanjung Uncang sekitar 1.255.000 jadi kenaikan basis UMS tahun ini 217.100 rupiah, akan terjadi kenaikan gaji perjam 1.250/jam. Dengan rata-rata 300 jam kerja dalam sebulan seharusnya akan ada kenaikan pendapatan 375.000/bulan. Cukup nggak ya?

Kamis, 01 Desember 2011

Jangan jadikan Batam-ku Kota Anarkis!!


Selama beberapa hari terakhir ini saya kurang bisa fokus dalam bekerja. Ini gara-gara demo UMK yang terjadi minggu lalu. Karena kebetulan saya bekerja di salah satu shipyard Tanjung Uncang yang notabene jadi salah satu penggerak massa utama dalam demo kemarin. Dan kebetulan juga saya memegang posisi yang “mengharuskan” saya mengawasi lebih dari 70 orang karyawan langsung dan sekitar 400 orang karyawan subcon.

Selama masa demo minggu lalu HP saya hampir-hampir nggak pernah berhenti menerima SMS dari karyawan. “Besok masih demo Pak?”, “Besok sudah bisa kerja Pak?”, “Besok kapal kita jadi undocking Pak? Kan masih demo” dan sederet lagi SMS yang bernada sama.

Ketika salah satu karyawan saya tertangkap polisi pun banyak SMS masuk yang meminta informasi yang serupa. Selama waktu itu juga saya harus rajin-rajin mengecheck perkembangan dari hasil demo, negosiasi UMK, menghubungi pengurus-pengurus SPSI demi mendapatkan informasi yang jelas, karena saya memang butuh itu.

Saya mendukung aspirasi yang diusung oleh Aliansi Pekerja agar UMK Batam disamakan dengan KHL Riil. Tapi yang sangat saya sesalkan adalah terjadinya tindakan anarkis pada demo minggu lalu. Hampir semua kantor polisi/pos jaga dirusak.

Tindakan anarkis hanya akan merugikan kita bersama. Semenjak kejadian anarkis minggu lalu, saya belum melihat lagi bapak-bapak Polisi yang biasanya mengatur lalu lintas di tiap persimpangan ke arah Tanjung Uncang (kecuali di Simpang Polsek). 

Di Simpang Basecamp Batuaji, traffic light dirusak, padahal disana merupakan persimpangan yang padat. Akhirnya kita harus ekstra hati-hati saat melewatinya. Belum ada juga tanda-tanda pos polisi disana mau diperbaiki. Dan saya yakin selama pos itu belum diperbaiki, tidak akan ada Bapak-bapak Polisi yang berdiri disana untuk menjaga lalin.

Diakui atau tidak, Polisi merupakan symbol penegakan hukum, dengan tidak hadirnya mereka, seolah-olah Batam menjadi kota tanpa control. Inilah yang paling saya takutkan. Saya kuatir jika ini terus berlanjut, Batam akan menjadi kota tanpa hukum. Tindakan anarkis akan terjadi dimana-mana.

Untuk kawan-kawan yang memperjuangkan nasibnya besok (kalaupun ada), ayo kita berjuang bersama-sama demi kehidupan yang lebih baik, tapi jangan biarkan kesempatan ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk berbuat anarkis.

Untuk bapak-bapak Polisi dan satuan pengamanan yang lain, kita bukan musuh Pak, kita cuma berusaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak yang saat ini belum kami peroleh. Tolong lebih sabar dalam menghadapi kami, anggap kami ini adek-adek kalian yang sedang merajuk karena apa yang kami minta belum kami dapatkan.

Ayo kita jaga agar Batam kita tercinta jangan sampai dicap sebagai kota anarkis.

Rabu, 30 November 2011

Batam Mau Demo Lagi Seminggu?


BATAM, batamtoday - Aliansi serikat pekerja sudah mematangkan rencananya untuk kembali melakukan aksi demonstrasi terkait UMK Batam 2012. PT Satnusa Persada ternyata menjadi salah satu target demonstrasi susulan tersebut.

Untung Wardhani, Konsulat Cabang SPMI Kota Batam, mengungkapkan, aliansi serikat pekerja sudah selesai melakukan rapat persiapan aksi. "Salah satu sasaran aksi ke PT Satnusa Persada," ujarnya, Selasa (29/11/2011).



Dijelaskannya, aliansi serikat pekerja sudah mematangkan persiapan untuk melakukan demonstrasi menolak UMK Batam 2012 yang sudah ditetapkan Gubernur Kepri Muhammad Sani sebesar Rp1.310.000. Aliansi serikat pekerja masih tetap diusung oleh tiga organisasi buruh, antara lain Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

Ketiganya sudah sepakat untuk kembali berdemonstrasi, dan tidak tanggung-tanggung, mereka berencana menggelarnya selama satu minggu. Menurut Untung, demonstrasi mulai dilakukan pada Jumat (2/12/2011) dengan sasaran Kantor Apindo Kepri (PT Arsikon), PT Satnusa Persada, Graha Kepri dan sejumlah kawasan industri.

Namun, dia tidak menjelaskan mengapa aliansi membidik titik-titik itu sebagai target aksi. Yang pasti, katanya, kali ini aliansi memperluas titik-titik aksi mengingat demonstrasi sebelumnya pada 23 dan 24 November 2011 lalu, demo buruh hanya dilakukan di Kantor Walikota Batam dan kawasan industri Muka Kuning.

Adapun estimasi massa, lanjutnya, aliansi berencana akan memobilisir lebih dari 10 ribu buruh yang berasal dari perusahaan manufaktur, garmen dan galangan kapal. "Untuk hari pertama sekitar 10 ribu, tapi itu belum full," kata Untung.

Sedangkan soal perizinan, aliansi berencana untuk mengajukan pemberitahuan demonstrasi ke Polresta Barelang, besok. Sekretaris Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Batam Masmur Siahaan menegaskan organisasinya juga menolak UMK Batam 2012 sebesar Rp1.310.000 yang ditetapkan Gubernur Kepri.

Sumber Batam Today

Kalau buat saya pribadi. Demo ini banyak side effectnya, positif maupun negatif. Semoga aja nggak terjadi kerusuhan seperti minggu lalu. Ntar pada takut investor mau nanam modal disini.